Indonesia menangkap 24 orang terkait dengan pendanaan ekstremis

Seorang pria membersihkan kolam monumen bom Bali di Kuta, dekat Denpasar di pulau wisata Indonesia Bali, pada 6 Januari 2021. (File foto: AFP/Sonny Tumbelaka)

Pasukan kontraterorisme Indonesia telah menangkap 24 orang atas dugaan penggalangan dana untuk Jemaah Islamiyah (JI), kelompok ekstremis terkait Al-Qaeda yang dituduh melakukan beberapa serangan militan terbesar di negara itu.

Para tersangka telah mengumpulkan dana untuk JI melalui dua yayasan amal Islam dan penangkapan mereka akan membantu membangun gambaran pendanaan militan di Indonesia, Aswin Siregar dari pasukan kontraterorisme Densus 88 mengatakan kepada media, Kamis (25 November).

JI dituduh mendalangi pemboman Bali tahun 2002 di dua klub malam, yang menewaskan lebih dari 200 orang, termasuk banyak warga Australia, dan beberapa serangan mematikan lainnya di ibu kota Jakarta.

Berdasarkan laporan keuangan, polisi mengatakan dua yayasan yang digunakan sebagai front untuk JI telah mengumpulkan sekitar US $ 2 juta, meskipun angkanya bisa lebih tinggi.

Uang tunai senilai US$700.000 ditemukan di kantor salah satu yayasan, kata polisi.

Seorang anggota senior Dewan Islam Indonesia yang ditangkap awal bulan ini termasuk di antara 24 orang yang ditahan.

Sumber: Reuters/aj

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: