
Rusia melancarkan invasi melalui darat, udara dan laut pada Kamis (24 Februari) menyusul deklarasi perang oleh Presiden Vladimir Putin.
Diperkirakan 100.000 orang telah melarikan diri saat ledakan dan tembakan mengguncang kota-kota besar.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun sipil, tewas pada hari pertama.
Pejabat AS dan Ukraina mengatakan Rusia bertujuan untuk merebut Kyiv dan menggulingkan pemerintah. Rusia pada Kamis merebut bekas pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di utara Kyiv, di sepanjang rute terpendek ke ibu kota dari Belarusia, tempat Moskow menempatkan pasukan.
Zelenskyy bersumpah pada hari Jumat untuk tinggal di Kyiv, meskipun Rusia mengidentifikasi dia sebagai “target nomor satu”.
16 menit yang lalu
TAIWAN MENGATAKAN AKAN BERGABUNG DENGAN “NEGARA-NEGARA DEMOKRASI” UNTUK SANKSI RUSIA
Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang mengatakan pada hari Jumat bahwa pulau itu akan bergabung dengan “negara-negara demokratis” untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia atas invasi ke Ukraina, meskipun ia tidak memberikan rincian.
“Kami sangat mengutuk tindakan invasi semacam itu dan akan bergabung dengan negara-negara demokratis untuk bersama-sama menjatuhkan sanksi,” kata Su kepada wartawan di Taipei tanpa memberikan rincian.
Kementerian luar negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pulau itu, yang merupakan kunci dalam rantai pasokan semikonduktor global, akan “berkoordinasi erat dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk mengadopsi langkah-langkah yang tepat untuk membebaskan Ukraina dari kengerian perang. “
19 menit yang lalu
JEPANG PERKUAT SANKSI TERHADAP RUSIA, BANK TARGET
Jepang akan memperkuat sanksi terhadap Rusia untuk memasukkan lembaga keuangan dan ekspor peralatan militer, Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan pada hari Jumat, menyusul langkah serupa oleh Washington sebagai pembalasan setelah invasi ke Ukraina.
Kishida mengatakan pada konferensi pers bahwa Tokyo akan membidik lembaga keuangan dan individu Rusia dengan sanksi, yang akan segera diberlakukan, serta menghentikan ekspor barang keperluan militer seperti semikonduktor.
20 menit yang lalu
KEDUTAAN BESAR CHINA DI UKRAINA MENAWARKAN PENERBANGAN CHARTER NASIONAL CHINA UNTUK TINGGAL
Kedutaan China di Ukraina pada hari Jumat mengatakan warga negara China dapat mendaftar untuk penerbangan sewaan untuk meninggalkan negara Eropa timur itu.
Dalam pemberitahuan yang diposting di akun WeChat resmi kedutaan, China mengatakan bepergian dengan penerbangan charter terserah individu dan pendaftaran akan dibuka hingga 27 Februari.
Ada 6.000 warga negara China di Ukraina, kata juru bicara kedutaan.
23 menit yang lalu
DEWAN KEAMANAN PBB UNTUK MEMILIH JUMAT MENGUTUK RUSIA
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan memberikan suara pada hari Jumat pada rancangan resolusi yang akan mengutuk Rusia karena menyerang Ukraina dan mengharuskan Moskow untuk segera dan tanpa syarat mundur.
Rancangan resolusi Dewan Keamanan, dilihat oleh Reuters, akan mengutuk “agresi” Rusia terhadap Ukraina, menuntutnya “segera, sepenuhnya, dan tanpa syarat menarik semua pasukan militernya” dan membalikkan pengakuannya atas wilayah separatis di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka.
24 menit yang lalu
FACEBOOK, TWITTER MENYATAKAN LANGKAH KEAMANAN UNTUK PENGGUNA DI UKRAINA
Pemilik Facebook Meta Platforms telah mendirikan pusat operasi khusus untuk memantau konflik di Ukraina, dan meluncurkan fitur sehingga pengguna di negara itu dapat mengunci profil media sosial mereka untuk keamanan, kata seorang pejabat perusahaan dalam posting Twitter pada hari Kamis.
Twitter pada hari Rabu memposting tip tentang bagaimana pengguna dapat mengamankan akun mereka dari peretasan, memastikan tweet mereka bersifat pribadi dan menonaktifkan akun mereka. Perusahaan men-tweet tips keselamatan dalam bahasa Inggris, Rusia dan Ukraina.
28 menit yang lalu
UKRAINA MENGHUBUNGI HACKER UNDERGROUND UNTUK MEMBELA MELAWAN RUSIA
Pemerintah Ukraina meminta sukarelawan dari peretas bawah tanah negara itu untuk membantu melindungi infrastruktur penting dan melakukan misi mata-mata dunia maya terhadap pasukan Rusia.
Saat pasukan Rusia menyerang kota-kota di seluruh Ukraina, permintaan sukarelawan mulai muncul di forum peretas pada Kamis pagi.
“Komunitas siber Ukraina! Saatnya untuk terlibat dalam pertahanan siber negara kita,” bunyi postingan tersebut, meminta para peretas dan pakar keamanan siber untuk mengirimkan aplikasi melalui Google docs, mencantumkan spesialisasi mereka, seperti pengembangan malware, dan referensi profesional.
32 menit yang lalu
PRESIDEN ZELENSKYY MENGATAKAN UKRAINA “DITINGGALKAN SAJA” UNTUK MELAWAN RUSIA
Presiden Ukraina mengatakan pada hari Jumat bahwa negaranya dibiarkan sendiri untuk melawan Rusia.
“Kami ditinggalkan sendirian untuk membela negara kami,” kata Volodymyr Zelenskyy dalam pidato video kepada bangsa setelah tengah malam.
“Siapa yang siap bertarung bersama kami? Saya tidak melihat siapa pun. Siapa yang siap memberi Ukraina jaminan keanggotaan NATO? Semua orang takut,” tambahnya.
Sumber: CNA





