Banjir Australia, Puluhan Ribu Orang Diminta Mengungsi

Puluhan ribu orang diminta untuk mengungsi dari rumah mereka pada Selasa (1/3/2022) dan ratusan ribu lainnya diminta bersiap untuk melarikan diri ketika bagian dari pantai tenggara Australia dibanjiri. Sedikitnya 10 orang tewas dalam bencana banjir ini.

Perdana Menteri New South Wales Dominic Perrottet mengatakan ada 1.000 penyelamatan di negara bagian itu pada Selasa (1/3/2022), dan lebih dari 6.000 panggilan kepada pihak berwenang untuk membantu.

Puluhan penduduk, beberapa dengan hewan peliharaan, menghabiskan berjam-jam terperangkap di atap mereka di tepi sungai yang naik dengan cepat di kota Lismore di utara negara bagian itu.

Mayat seorang wanita berusia 80-an ditemukan oleh seorang tetangga di rumahnya di Lismore pada Selasa (1/3/2022), kata sebuah pernyataan polisi. Tidak ada rincian bagaimana dia meninggal.

Lusinan mobil terjebak di sebuah jembatan di kota terdekat Woodburn pada Senin (28/2/2022) malam dengan kedua sisi jembatan terendam. Hingga 50 orang diselamatkan dari jembatan pada Selasa (1/3/2022) pagi, kata para pejabat.

“Kami tidak memiliki kemampuan untuk mengeluarkan mereka dalam kegelapan, jadi kami hanya harus memastikan bahwa mereka bersembunyi dan kami pergi pagi ini dan mengeluarkan mereka semua,” kata Komandan Layanan Darurat Negara Bagian Woodburn, Ashley Slapp.

Air banjir bergerak ke selatan ke New South Wales dari negara bagian Queensland, dalam bencana terburuk di wilayah tersebut sejak apa yang digambarkan sebagai peristiwa sekali dalam satu abad pada 2011.

Perrottet mengatakan 40.000 orang telah diperintahkan untuk mengungsi, sementara 300.000 lainnya ditempatkan di bawah peringatan evakuasi.

Sumber: RRI

TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: