
Marc Marquez mengalami episode penglihatan ganda lainnya setelah kecelakaan di sesi pemanasan Grand Prix Indonesia hari Minggu, kata pebalap Honda itu pada hari Selasa.
Juara MotoGP enam kali itu mengalami pukulan telak di tikungan tujuh yang membuatnya melayang ke udara dan dia mendarat dengan keras di sisinya. Dia mendapat pukulan di kepalanya tetapi terhindar dari cedera serius saat sepeda yang berputar itu meleset darinya.
Marquez tidak membalap setelah dinyatakan tidak fit. Pembalap berusia 29 tahun itu mengalami episode serupa pada akhir musim lalu setelah gegar otak yang dideritanya dalam kecelakaan latihan dan mengatakan dia telah disarankan oleh dokter untuk tidak melanjutkan balapan.
“Sepertinya saya mengalami deja vu,” kata Marquez di Twitter https://twitter.com/marcmarquez93/status/1506211614802030600. “Selama perjalanan kembali ke Spanyol, saya mulai merasa tidak nyaman dengan penglihatan saya dan kami memutuskan untuk mengunjungi Dr. Sanchez Dalmau, yang memastikan bahwa saya mengalami episode baru diplopia.
“Untungnya, itu tidak separah cedera yang saya alami pada akhir tahun lalu. Tapi sekarang saatnya untuk beristirahat dan menunggu untuk melihat bagaimana cedera itu berkembang.”
Honda mengatakan Marquez menjalani pemeriksaan medis umum di Madrid untuk mengevaluasi semua memar yang disebabkan oleh kecelakaan itu dan MRI otak, yang memastikan dia tidak mengalami cedera lain.
Marquez, yang meraih enam gelar antara 2013 hingga 2019, mengalami kecelakaan di akhir musim pada balapan pertama musim 2020 ketika lengannya patah. Dia juga melewatkan empat balapan pada 2021 untuk pulih sepenuhnya dari cedera lengan dan gegar otak.
Sumber: Reuters





