
Beijing dan kota-kota terdekat meningkatkan upaya penyelamatan pada Selasa (1/8), setelah hujan deras mengakibatkan banjir usai Topan Doksuri menerjang.
Layanan dan pasokan makanan terganggu, serta mengakibatkan setidaknya 20 orang tewas dalam salah satu badai terburuk yang melanda China utara dalam lebih dari satu dekade.
Distrik Fangshan Beijing mengatakan akan mengerahkan helikopter untuk mengantarkan makanan, air minum, dan pasokan darurat ke desa-desa di daerah pegunungan yang terputus.
Di dekat Tianjin, 35.000 orang telah dievakuasi dari rumah dan pemerintah setempat membentengi tepian sungai serta meningkatkan pemeriksaan dan perbaikan saluran listrik, air dan komunikasi.
Doksuri, salah satu badai terkuat yang melanda China dalam beberapa tahun, melemah saat berguling ke daratan dan membuang curah hujan tanpa henti di kota-kota utara selama beberapa hari.
Beijing mencatat curah hujan rata-rata 260mm dari Sabtu hingga Senin pagi, dengan Reservoir Changping Wangjiayuan mencatat curah hujan terbesar pada 738,3mm.
Sumber: Kumparan





