
SINGKAWANG — Pembangunan fisik Bandar Udara Singkawang terus digenjot agar rampung sesuai target. Mantan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi dan koordinasi terkait pelaksanaan pembangunan Bandara Singkawang.
“Sesuai komunikasi dan koordinasi kita secara fisik runway (landasan pacu) dan terminal Bandara Singkawang tidak ada kendala sampai awal tahun 2024,” ungkapnya.
Namun di sisi lain, pihaknya menunggu lolosnya izin penerbangan dan rute penerbangan ke Pemerintahan Pusat melalui Kementerian Perhubungan, Jakarta-Singkawang.
Wanita 68 Tahun dengan Wajah Bayi: Dia Lakukan Ini sebelum Tidur
”Ini yang masih kita tunggu. Dan kita sama sama mengawal hal ini baik Pemkot, DPR RI, karena kita berharap sekali hal ini bisa terealisasi.
Pembangunan tahap pertama Bandara Singkawang memiliki runway dengan ukuran sebesar 1400 m x 30 m, taxiway 200 m x 18 m, dan apron 100 m x 50 m. Sementara gedung terminal tahap awal seluas 270 meter persegi.
Bandara tersebut ditargetkan rampung pada akhir Januari ini dan dapat beroperasi pada kuartal I/2024.
Progres Pembangunan Bandara ditargetkan selesai pada bulan Januari Tahun 2024 dan dapat diresmikan sehingga dapat mempermudah akses bagi para investor ke Kalbar khususnya Kota Singkawang.
Bagi Tjhai Chui Mie jika sudah ada penerbangan yang dari mungkin Pontianak ke Singkawang dengan mungkin ada pesawat ATR dari Singkawang ke Pontianak atau misalnya pesawat boeing 373 atau Airbus yang sejenis dan kalau sudah dibukanya Bandara disini (Kota Singkawang) maka Singkawang, Sambas, Bengkayang akan mengalami dampak siginifikan dengan hadirnya Bandara ini,” ungkapnya.
Selain itu, dia berharap dengan telah dibukanya Kota Singkawang jalur udara ini akan meningkatkan investasi dan kalau ada investor datang ke Singkawang mereka akan lebih mudah masuk.
Sumber: Pontianak Post





