
Ketua Komisi II DPRD Singkawang, Harry Sarasati Widha Sugeng, menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau langsung Stadion Kridasana, yang menjadi lokasi perhelatan rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Harry didampingi oleh anggota Komisi II DPRD lainnya, yakni Susi Wu, Tri Wahyudi, dan Hendri. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas komitmen mereka dalam memperbaiki kondisi stadion pasca-acara.
“Kami melihat lintasan olahraga sudah diperbaiki, lapangan akan segera diperbaiki, lampu telah diganti, bahkan pintu gerbang juga mendapat perbaikan,” ujarnya kepada Pontianak Post, belum lama ini.
Komisi II DPRD juga telah berkomunikasi langsung dengan panitia dan meminta laporan terkait perbaikan yang telah dan akan dilakukan.
“Kami sudah menghubungi panitia dan meminta laporan visual mengenai perbaikan yang telah dilakukan serta yang masih direncanakan,” jelas politisi Partai Gerindra itu.
Lebih lanjut, Harry menekankan bahwa Stadion Kridasana merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang yang menjadi sarana unggulan bagi olahraga sepak bola. Oleh karena itu, keberlangsungan fungsinya harus tetap terjaga.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kesanggupan panitia Imlek dan Cap Go Meh yang telah menunjukkan kepedulian serta tanggung jawab dalam menjaga aset milik Pemkot Singkawang tersebut.
Harry berharap, event seperti ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan di berbagai sektor, termasuk peningkatan pendapatan UMKM dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Singkawang.
Ia juga optimistis bahwa dengan potensi besar yang dimiliki, pada tahun 2026 Cap Go Meh di Singkawang dapat berkembang menjadi event berskala internasional.
“Target ke depan adalah menjadikan Cap Go Meh sebagai event internasional pada 2026. Ini yang kita harapkan demi mewujudkan Singkawang yang lebih hebat,” tutupnya.
Sumber: Pontianak Post





