Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

Trump Bela Netanyahu Perintahkan Serangan Dahsyat ke Gaza, Anggap Tak Langgar Gencatan Senjata

Militer Israel/FOTO via Instagram @israeliairforce

Presiden AS Donald Trump menegaskan gencatan senjata di Gaza tak dilanggar meski PM Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan dahsyat ke wilayah Palestina itu.

Serangan udara Israel di Gaza pada Rabu, 29 Oktober, menewaskan 70 orang menurut otoritas kesehatan Gaza.

“Setahu saya, mereka menembak mati seorang tentara Israel,” kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dilansir Reuters.

“Jadi, Israel membalas dan mereka seharusnya membalas. Ketika itu terjadi, mereka seharusnya membalas,” sambungnya.

Militer Israel mengonfirmasi kematian tentara akibat serangan militan Hamas pada Rabu.

“Tidak ada yang akan membahayakan” gencatan senjata, kata Trump.

“Anda harus memahami bahwa Hamas hanyalah bagian kecil dari perdamaian di Timur Tengah, dan mereka harus bertindak,” tegas Trump.

Militer Israel tidak segera mengomentari serangan tersebut, menyusul pernyataan dari kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang mengatakan ia telah memerintahkan “serangan dahsyat”

Seorang pejabat militer Israel mengatakan Hamas telah melanggar gencatan senjata dengan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel yang ditempatkan di dalam apa yang disebut ‘garis kuning’, garis penempatan yang disepakati dalam gencatan senjata.

Turki pada Selasa malam mengatakan serangan Israel yang kembali terjadi di Gaza merupakan pelanggaran gencatan senjata.

Pemerintah Israel disebut Turki harus didorong oleh kekuatan dunia untuk sepenuhnya mematuhi kesepakatan tersebut dan mengakhiri “kebijakan genosida”.

Israel dengan tegas membantah tindakannya di Gaza merupakan genosida dan mengatakan tindakan tersebut dibenarkan sebagai pembelaan diri.

Israel sedang memperjuangkan kasus di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag yang menuduhnya melakukan genosida.

Perjanjian gencatan senjata yang didukung AS mulai berlaku pada 10 Oktober, menghentikan perang selama dua tahun yang dipicu oleh serangan mematikan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Sumber: VOI 

YAMA FLORIST & NusantaraGrafis HP/WA.0812 88729 886 - 0851 7431 3368

Share this: