Dana bantuan nantinya akan ditransfer langsung melalui rekening yang terhubung dengan ponsel penerima, tanpa perlu disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik.
“Terkait penyaluran bantuan tunai — mengingat Indonesia memiliki program bantuan tunai dan program sosial di mana pemerintah selama bertahun-tahun telah memberikan dana tunai kepada keluarga kurang mampu — seluruh bantuan tersebut tidak lagi akan disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik. Sebaliknya, dana akan dikirimkan langsung oleh Pak Yuda dan Kementerian Keuangan ke ponsel masing-masing penerima,” tutur Hashim.
REKENING GRATIS DENGAN SALDO AWAL
Pemerintah juga menyiapkan program pembukaan rekening gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun yang dilengkapi saldo awal sebesar Rp50.000.
Program tersebut diarahkan kepada kelompok masyarakat yang masuk desil 1 hingga desil 4, yakni empat kelompok terbawah dalam pengelompokan tingkat kesejahteraan penduduk.
Rencana penyediaan rekening dan saldo awal tersebut sebelumnya ditargetkan berlangsung pada kuartal IV 2026.
Anggaran yang disiapkan disebut mencapai Rp3,8 triliun, sementara pelaksanaan program juga ditargetkan mulai pada 2027.
Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan jadwal tersebut maupun tahapan pelaksanaan yang akan diterapkan.
Pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan rekening yang telah dibuka.
Upaya tersebut ditujukan agar rekening penerima tidak hanya menyimpan saldo awal tanpa digunakan untuk aktivitas keuangan.