
MOSKOW – Rusia pada Kamis menuduh Amerika Serikat mendanai penelitian pengembangan senjata biologis di Ukraina.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan dalam sebuah pengarahan yang disiarkan televisi bahwa “tujuan dari ini – dan penelitian biologis yang didanai Pentagon lainnya di Ukraina – adalah untuk membangun mekanisme penyebaran diam-diam dari patogen mematikan.”
Konashenkov mengklaim kementerian telah memperoleh dokumen yang merinci kegiatan militer-biologis AS di Ukraina, termasuk transfer biomaterial Ukraina ke luar negeri.
Dia mengatakan Washington “berencana untuk melakukan penelitian tentang patogen burung, kelelawar dan reptil”, serta demam babi Afrika dan antraks.
“Laboratorium bio yang didirikan dan didanai di Ukraina telah bereksperimen dengan sampel virus corona kelelawar,” tambah Konashenkov.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam konferensi pers Kamis malam menyusul pembicaraan dengan timpalannya dari Ukraina Dmytro Kuleba mengulangi klaim tersebut, dengan mengatakan Washington telah mendanai pengembangan senjata biologis di Ukraina.
“Amerika melakukan pekerjaan ini dengan sangat rahasia. Sama seperti cara mereka bekerja di negara-negara bekas Soviet lainnya, menciptakan laboratorium militer-biologis mereka tepat di sepanjang perbatasan Rusia,” katanya.
Baik Washington maupun Kyiv telah membantah keberadaan laboratorium yang dimaksudkan untuk memproduksi senjata biologis di negara tersebut.
Sumber: China Daily





