
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, akan berkemah di Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (14/03/2022) hingga besok, Selasa (15/03/2022).
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, selama menginap di IKN, Presiden akan menggunakan tenda sederhana. Meski demikian, tetap dijamin penuh keamanannya.
“Kami ketika menginap di IKN ini tentunya apa adanya, dan Bapak Presiden kami siapkan tenda yang sederhana dan lain-lain, tentunya tidak mengurangi keamanan beliau,” kata Heru dalam keterangan resminya, Minggu (13/3/2022).
Selain Kepala Negara dan Ibu Negara, direncanakan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, sejumlah Menteri terkait, tokoh masyarakat, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, dan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Imam Sugianto, turut menemani Presiden dan Ibu Negara berkemah di IKN.
Terkait pengamanan kegiatan berkemah Presiden, Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan, telah mempersiapkan berbagai kepentingan pengamanan untuk Presiden dan Ibu Negara.
“Di sana juga kita laksanakan pencegahan malaria dan di-fogging. Lalu keamanan lainnya di sekitaran tenda-tenda, terutama di sekitar VIP, kita sebarkan garam dan sebagainya untuk antisipasi binatang melata,” jelas Tri.
Tri juga menyebut, semua personel Paspampres nantinya akan bersiaga di ring 1 pengamanan. Untuk pengamanan di ring 2 dan ring 3, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kodam Mulawarman dan Polda Kalimantan Timur.
Danpaspampres juga memastikan, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 bagi personel Paspampres tetap diterapkan untuk menjaga kesehatan Presiden.
“Semua personel yang masuk ke IKN harus melalui swab, jadi prokes tetap kita lakukan. Meski tempatnya di sekitaran hutan, tapi itu jadi protap,” tandasnya.
Sebagai informasi, pagi ini Presiden telah melaksanakan Ritual Kendi Nusantara atau prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi se Indonesia. Ritual ini juga diikuti sejumlah Menteri dan 34 gubernur se-Indonesia.
Prosesi Ritual Kendi Nusantara atau proses ritual penyatuan Tanah dan Air dilakukan sebagai bentuk penghormatan akan keberagaman tanah air, serta menunjukan Indonesia merupakan negara yang besar.
Berbagai tanah dan air yang dibawa para Gubernur dari seluruh provinsi, diserahkan ke Presiden dan dituang ke dalam Bejana Nusantara.
Hal ini juga menjadi salah satu keseriusan pemerintah, memindahkan dan membangun IKN Nusantara.
Sumber: RRI





