
SINGKAWANG – Kualitas layanan pendidikan di Kota Singkawang semakin meningkat. Berbagai capaian prestasi di dunia pendidikan tahun ini sangat mengagumkan.
Salah satunya Kota Singkawang memperoleh nilai 64,09 (Tuntas Muda) dalam pencapaian indeks SPM (Standar Pelayanan Minimal) dan merupakan yang tertinggi se Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi menjelaskan, pada tahun 2023 ini melalui platform Merdeka Belajar, Kota Singkawang mampu meraih 14 penghargaan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat yang berasal dari sumbangsih prestasi guru dan peserta didik.
“Alhamdulillah dari Platform Merdeka Belajar Tahun 2023, kita mampu meraih 14 penghargaan ditambah beberapa prestasi lain yang diraih guru maupun peserta didik” kata Asmadi, baru baru ini dalam Refleksi Kualitas dan Layanan Pendidikan di Kota Singkawang tahun 2023 di Aula Disdikbud.
Selain itu, hasil Raport Pendidikan Kota Singkawang yang dirilis pada bulan Mei lalu menunjukkan bahwa Kota Singkawang memperoleh nilai 64,09 (Tuntas Muda) dalam pencapaian indeks SPM (Standar Pelayanan Minimal) dan merupakan yang tertinggi se-Kalimantan Barat.
Asmadi menambahkan, Disdikbud Kota Singkawang akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kolaborasi satuan pendidikan mulai jenjang PAUD, SD dan SMP guna semakin meningkatkan layanan pendidikan ke arah yang lebih baik.
“Semoga kedepan dengan dukungan semua pihak, peningkatan capaian indeks SPM Pendidikan Kota singkawang mampu mencapai tuna paripurna menuju standar nasional pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro menyampaikan penghargaan kepada kualitas layanan pendidikan di Kota Singkawang.
Ia menyebut, kunci dari peningkatan kualitas layanan adalah kebangkitan budaya refleksi. Melalui budaya refleksi, secara berkala satuan pendidikan melakukan evaluasi diri terhadap praktik penyelenggaraan layanannya.
“Pendidikan bukan hanya sebagai pembelajaran akademis, tetapi juga terkait pembentukan karakter dan pembiasaan budaya positif agar terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan inklusif bagi peserta didik,” ujarnya.
Sumastro mengatakan, pendidikan merupakan satu bagian terpenting dalam pembangunan SDM yang unggul terlebih dalam menghadapi masa bonus demografi di kemudian hari.
Ia berharap segala bentuk perbaikan dalam program pendidikan dapat terus dilakukan serta menjalin kemitraan dan sinergi yang baik dengan seluruh lembaga pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Singkawang.
“Mudah-mudahan kita semua bisa selalu bersemangat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Kota Singkawang.
Khususnya bagi para guru, yang diharapkan mampu menyesuaikan perubahan budaya belajar dengan kemajuan teknologi sehingga mampu memancing kreativitas para peserta didik,” harapnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian 50 penghargaan dengan berbagai kategori yang diserahkan secara simbolis oleh Sumastro kepada insan pendidikan sebagai wujud apresiasi atas komitmen memajukan pendidikan di Kota Singkawang.
Sumber: Pontianak Post





