Perkelahian di parlemen Taiwan, perdana menteri dihalangi dari podium dalam sengketa COVID-19

FOTO FILE: Su Tseng-chang menghadiri rapat umum kampanye untuk pemilihan lokal di New Taipei City, Taiwan pada 23 November 2018. (Foto: REUTERS/Ann Wang)
TAIPEI: Anggota parlemen dari oposisi Taiwan Kuomintang (KMT) bentrok dengan anggota Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di parlemen pada Selasa (28 September) dan menghentikan perdana menteri dari berpidato di majelis dalam perselisihan tentang pandemi COVID-19.
KMT telah menuntut agar Perdana Menteri Su Tseng-chang meminta maaf atas penanganan pemerintahnya terhadap virus corona, terutama penyimpangan karantina yang mungkin menyebabkan lonjakan kasus mulai Mei, meskipun infeksi sejak itu turun kembali ke paling banyak beberapa hari.
Anggota parlemen KMT mencegah Su naik ke podium untuk menjawab pertanyaan dan kemudian mendudukinya, meskipun dia berhasil berbicara singkat.
Anggota KMT kemudian bentrok dengan rekan-rekan DPP dan melemparkan barang-barang ke mimbar tempat duduk wakil ketua Tsai Chi-chang.
DPP mengutuk adegan gaduh dan meminta pemimpin KMT yang baru terpilih Eric Chu, mantan wakil perdana menteri, untuk menahan rekan-rekannya.
“Ketua Chu harus memimpin legislator partai untuk menggunakan profesionalisme dan rasionalitas untuk mengajukan pertanyaan dan melakukan pengawasan,” kata partai itu.
Chu, dalam sebuah posting Facebook, mengatakan bahwa DPP yang disalahkan karena anggotanya telah mencegah KMT memasukkan pertanyaan tentang pandemi ke dalam agenda parlemen.
“Pendudukan KMT di podium adalah untuk melindungi hak rakyat untuk mengetahui apa yang sedang terjadi,” kata Chu.
Legislatif Taiwan memang melihat adegan-adegan yang sulit diatur dari waktu ke waktu dan para pesaing diketahui saling meninju. Tahun lalu, legislator KMT melemparkan isi perut babi ke majelis selama perselisihan tentang impor daging babi AS.
Sesi hari Selasa ditunda tengah hari dan tidak jelas apakah akan dilanjutkan pada hari Rabu.
DPP memiliki mayoritas besar di parlemen.
Sumber: Reuters/ga
TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

China ajak AS jadi mitra dan sahabat

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia China ajak AS jadi mitra dan sahabat Presiden China Xi Jinping (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China) Beijing  – Presiden China Xi Jinping

Read More »

Share this: