China mengatakan laporan AS tentang persenjataan nuklir 'penuh prasangka'

Beijing menuduh Amerika Serikat melebih-lebihkan ancaman nuklir dari China. (Foto: AFP)

Beijing menuduh Amerika Serikat melebih-lebihkan ancaman nuklir dari China. (Foto: AFP)

BEIJING: Beijing membalas pada Kamis (4 November) terhadap laporan AS tentang perluasan persenjataan nuklir China, menyebutnya “penuh prasangka”, dan menuduh Washington melebih-lebihkan ancaman itu.

Komentar kementerian luar negeri China muncul setelah Pentagon mengatakan bahwa China mengembangkan senjata nuklirnya jauh lebih cepat daripada yang diantisipasi, mempersempit kesenjangan dengan Amerika Serikat.

Laporan AS mengatakan China dapat memiliki 700 hulu ledak nuklir yang dapat dikirim pada tahun 2027, dan 1.000 teratas pada tahun 2030 – persenjataan dua setengah kali ukuran apa yang diprediksi Pentagon hanya setahun yang lalu.

Tetapi ia mencatat bahwa Beijing kemungkinan tidak mencari kemampuan untuk meluncurkan serangan atom tanpa alasan pada musuh bersenjata nuklir.

“Laporan yang dirilis oleh Departemen Pertahanan AS, seperti laporan serupa sebelumnya, mengabaikan fakta dan penuh prasangka,” kata juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin.

Dia menambahkan bahwa Washington menggunakan laporan itu untuk “menghebohkan pembicaraan tentang ancaman nuklir China”, dan menggambarkan Amerika Serikat sebagai “sumber ancaman nuklir terbesar di dunia”.

Penilaian AS muncul dalam laporan tahunan Pentagon kepada Kongres tentang perkembangan militer China.

Sumber: AFP/lk

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: