Kamu Harus Tahu: Penyintas Corona yang Divaksin Akan Punya Kekebalan Super

oleh Kumparan Vaksinasi corona di Kantor Pusat PII, Graha Rekayasa Indonesia, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/8). Foto: PII

Kasus corona di Indonesia sudah melandai kurang lebih 4 bulan. Hal ini tak lepas dari faktor sudah banyaknya masyarakat yang terinfeksi pada periode Juni-Juli lalu.

Baik itu yang tercatat pemerintah melalui testing maupun yang tidak melapor. Hal itu pun turut diamini Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Indonesia yang telah mengalami lonjakan kasus luar biasa akibat varian Delta relatif lebih kenal dengan turunan varian tersebut. Namun ia tetap mengimbau semua waspada dan vaksinasi terus digenjot.

Vaksinasi dilakukan tidak hanya untuk mereka yang belum terpapar. Penyintas pun sangat dianjurkan tetap divaksin dalam jangka waktu tertentu.

Kalau di Indonesia, 3 bulan setelah sembuh baru bisa divaksin.

Mengapa demikian?

Menurut sejumlah ahli, penyintas divaksin corona untuk menciptakan kekebalan super. Baik untuk individu maupun kelompok masyarakat.

Mereka yang sudah pernah terpapar kemudian divaksin akan mendapatkan kekebalan super terhadap corona.

“Orang yang pernah terpapar virus ini khususnya yang terinfeksi virus corona pada 2020 dan kemudian diimunisasi dengan vaksin mRNA tahun ini. Orang-orang itu memiliki respons yang luar biasa terhadap vaksin,” kata ahli virus Theodora Hatziioannou di Universitas Rockefeller dikutip dari NPR, Senin (22/11).

“Saya pikir mereka berada dalam posisi terbaik untuk melawan virus. Antibodi dalam darah orang-orang ini bahkan dapat menetralkan SARS-CoV-1, virus corona pertama, yang muncul 20 tahun lalu. Virus itu sangat, sangat berbeda dengan SARS-CoV. -2.” sambungnya.

Antibodi ini bahkan mampu menonaktifkan virus yang sengaja direkayasa agar sangat tahan terhadap netralisasi. Virus tersebut mengandung 20 mutasi yang diketahui mencegah antibodi SARS-CoV-2 untuk mengikatnya.

“Antibodi dari orang-orang yang hanya divaksinasi atau yang hanya memiliki infeksi virus corona sebelumnya pada dasarnya tidak berguna untuk melawan virus mutan ini. Tetapi antibodi pada orang dengan “kekebalan hibrida” dapat menetralkannya,” ungkap dia.

Sumber: Kumparan

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: