Biden mengatakan setiap gerakan Rusia ke Ukraina akan dianggap sebagai invasi

Presiden AS Joe Biden memberi isyarat selama pertemuan dengan Gugus Tugas Implementasi Infrastruktur di Ruang Kabinet di Gedung Putih di Washington, AS, 20 Januari 2022. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)

WASHINGTON: Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Kamis (20 Januari) bahwa dia telah menjelaskan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa setiap gerakan Rusia ke Ukraina akan dianggap sebagai invasi, setelah dia sebelumnya menyarankan sekutu terpecah tentang bagaimana bereaksi terhadap “kecil serangan”.

“Saya sudah sangat jelas dengan Presiden Putin, dia tidak salah paham. Jika ada, unit Rusia yang berkumpul bergerak melintasi perbatasan Ukraina itu adalah invasi,” kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

Biden mengatakan invasi semacam itu akan ditanggapi dengan “tanggapan yang parah dan terkoordinasi, tanggapan ekonomi seperti yang dibahas secara rinci dengan sekutu kami seperti yang dijelaskan dengan sangat jelas dengan presiden Putin”.

Dia menambahkan: “Tetapi tidak ada keraguan, jangan ada keraguan sama sekali, bahwa jika Putin membuat pilihan ini, Rusia akan membayar harga yang mahal”.

Rusia telah mengumpulkan puluhan ribu tentara di perbatasannya dengan Ukraina, dan negara-negara Barat khawatir Moskow merencanakan serangan baru terhadap negara yang diserbunya pada 2014. Rusia menyangkal hal ini.

Biden mengatakan Washington sedang mencari skenario lain.

“Rusia memiliki sejarah panjang menggunakan tindakan selain tindakan militer terbuka untuk melakukan agresi. Taktik paramiliter, yang disebut serangan zona abu-abu dan tindakan oleh tentara Rusia yang tidak mengenakan seragam Rusia.”

Biden mengatakan potensi tindakan rahasia lainnya oleh Moskow termasuk serangan dunia maya serta apa yang disebutnya pengerahan “pria kecil berseragam hijau”.

“Kami harus siap untuk menanggapi ini juga dengan cara yang tegas dan bersatu dengan berbagai alat yang kami miliki,” tambah Biden.

Sumber: Reuters

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

China ajak AS jadi mitra dan sahabat

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia China ajak AS jadi mitra dan sahabat Presiden China Xi Jinping (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China) Beijing  – Presiden China Xi Jinping

Read More »

Share this: