
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron masih terjadi sampai saat ini. Data terbaru menyebutkan jumlah kasus varian Omicron sudah sampai 2.404 kasus, dengan rincian 1.309 orang pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.095 lainnya merupakan transmisi lokal.
Adapun untuk keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit kini sudah mencapai 45 persen. Kemudian untuk keterisian di Intensive Care Unit (ICU) di angka 14 persen.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta semua pihak untuk menunggu perkembangan selanjutnya terkait penanganan Covid-19 ini. Ia berharap penangananya, khususnya terkait varian Omicron bisa terkendali dengan baik.
“Jadi kita tunggu saja. Mudah-mudahan masalahnya terkait Omicron bisa kita kendalikan dengan baik,” jelas Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (28/1/2022).
Sebelumnya, pada 26 Januari 2022 lalu tercatat kasus Omicron ada sebanyak 1.922 orang. Dengan rincian 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 613 lainnya adalah transmisi lokal. Biladiakumulasi maka dalam sehari kasusnya meningkat hingga 482 orang.
Sumber: RRI





