LIBURAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H

Indonesia Perlahan Transisi dari Pandemi Menuju Endemi

Warga berolahraga di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (13/3/2022). Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan peralihan pandemi menuju endemi tidak bisa lepas dari dua hal, yaitu jumlah kasus harian dan angka kematian yang rendah, serta tingkat keterisian rumah sakit. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.)

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, Indonesia perlahan-lahan melakukan transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19. 

Menurutnya, kerja sama pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan transisi tersebut.

“Kita memang sudah mempersiapkan diri menuju status endemi meski dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa,” kata Reisa dalam siaran pers yang diterima, Kamis (7/3/2022). 

Reisa menyebut, tren kasus Covid-19 di Indonesia semakin membaik. Hal itu menjadi salah satu modal, agar transisi menuju endemi bisa dilakukan.

“Tapi masyarakat tetap harus waspada karena risiko infeksi masih ada dan pandemi belum dinyatakan usai,” jelasnya. 

Terkait Lebaran dan mudik Idulfitri 1443 Hijriah, Reisa menyebut, momentum itu biasanya membuat mobilitas masyarakat meningkat. 

Sehingga perlu ekstra waspada terhadap penularan Covid-19.

“Sehingga suntikan dosis ketiga atau booster menjadi syarat untuk melakukan perjalanan dalam negeri tanpa harus tes antigen atau polymerase chain reaction (PCR),” ujarnya. 

Terkait dengan pelaksanaan ibadah saat Ramadan dan Idulfitri, Reisa juga mengingatkan agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan menyesuaikan dengan status level wilayah masing-masing. 

Reisa juga mengingatkan agar penggunaan aplikasi PeduliLindungi dapat diperketat.

“Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di berbagai fasilitas publik termasuk tempat masuk pintu-pintu pusat perbelanjaan, mal, dan transportasi umum menjadi sangat penting sekali sebagai skrining agar semua terlindungi ketika melakukan aktivitas di ruang publik,” ujar Reisa.

Sumber: RRI.co.id

TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: