LIBURAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H

Moderna Tarik 764 Ribu Vaksin COVID Terkait Kontaminasi, RI Aman? Ini Kata BPOM

Vaksin Moderna (Foto: DW (News))

Perusahaan farmasi Moderna melakukan penarikan kembali ratusan ribu dosis vaksin COVID-19 di Eropa. Hal tersebut terjadi karena ditemukan kontaminasi elemen asing di dalam vaksin.
Berdasarkan keterangan perusahaan, Moderna mengungkap hanya satu vial vaksin COVID-19 dari perusahaan kontraktor Rovi yang terbukti terkontaminasi. Meskipun begitu, Moderna tetap melakukan penarikan sekitar 764.900 dosis vaksin COVID-19 dari beberapa negara dalam rangka kehati-hatian


“Dalam rangka kehati-hatian,” ungkap Moderna seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (15/4/2022).
Adapun negara yang terdampak penarikan ini, yaitu:
Norwegia
Polandia
Portugal
Spanyol
Swedia
Tanggapan BPOM soal Vaksin Moderna
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Penny K Lukito ikut merespons temuan kontaminasi tersebut. Pihaknya dipastikan langsung mengecek produk atau stok vaksin COVID-19 Moderna di Indonesia yang mungkin serupa, berasal dari Rovi.

“Saya cek,” beber Penny kepada detikcom melalui pesan singkat kepada detikcom Senin (11/4/2022).
Sementara dalam kasus ini, raksasa farmasi AS belum mengungkap kandungan kontaminasi apa yang ditemukan. Namun, sebelumnya Moderna juga pernah melakukan recall vaksin COVID-19 di Jepang. Saat itu vaksin ditemukan tercemar oleh bahan stainless steel.

Sumber: detikcom

TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: