
Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Senin memperingatkan bahwa negara-negara di Asia Tenggara harus menghindari digunakan sebagai “bidak catur” oleh negara-negara besar selama pidato kebijakan di ibu kota Indonesia.
Berbicara di sekretariat Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Jakarta, Wang mengatakan bahwa banyak negara di kawasan itu berada di bawah tekanan untuk memihak di kawasan yang berisiko “dibentuk kembali oleh faktor-faktor politik”.
“Kita harus melindungi wilayah ini dari perhitungan geopolitik … dari digunakan sebagai bidak catur dari persaingan kekuatan besar dan dari paksaan,” katanya, menambahkan: “Masa depan wilayah kita harus ada di tangan kita sendiri.”
Sumber: Reuters





