
MEDIA INFO NUSANTARA BEKASI-Acara perayaan memperingati hari kelahiran (HUT) “Dewa Lu San Pak Kung, (altar Sam Chin Fab Thong.) yang digelar di Gedung Global Persada Mandiri, Kota Bekasi, Minggu (11/9/2022). Ratusan tamu undangan memadati lokasi acara. Mereka datang dengan penuh suka cita dalam acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB tersebut.
Para tamu undangan menyatu bersama masyarakat setempat dengan antusianya menyaksikan acara pertunjukan atraksi bangku pisau(To Khiau “dialek “Hakka.)
Ketua panitia acaraHUT ”Dewa Lu San Pak Kung”-Benny Gunawan mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.Semua ini berkat kerjasama yang baik diantara pengurus maupun panitia lainnya serta para donatur yang dengan tulus telah memberikan kontribusinya atas acara ini, yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu.Dan terima kasih kepada mereka yang telah mengirimkan ucapannya melalui karangan bunga maupun berbentuk lainnya.
Ini menandakan bahwa kita tetap bersatu dalam keberagaman, tanpa mengenal perbedaan,” ucap Ketua Panitia Acara HUT “Dewa Lu San Pak Kung”(altar Sam Chin Fab Thong”-Benny Ginawan (Bong Cun Nam) di sela-sela acara.
Tak lupa, pria asal Singkawang yang akrab disapa Ko Anam ini mengucapkan terima kasih kepada Pembina Jiu Hian Cong, dan Lim Po Chion, Wakil Ketua Panitia 1, Bong Syak Fat, dan Wakil Ketua 2 Bong Siau Jie serta semua panitia.
Acara ini juga dihadiri Ketua Umum Persaudaraan Suhu-suhu se-Nusantara KRT. AJM. Andi Hakim, S.H. Eddy Suhandi (Andri Motor), Suhu Alex Kampung Cerewet, Suhu Nico Duren Jaya, Suhu Abui Kartini dan para suhu lainnya.
“Terima kasih juga kepada pihak keamanan dan semuanya yang telah bersatu padu dalam mensukseskan acara ini, sehingga dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Tradisi kebudayaan Tionghoa yang beraliran “TAO” ini sudah ada sejak berabad – abad silam, yang juga merupakan sebuah tradisi yang tak terlepas dari perjuangan para tokoh adat dan budayawan Tionghoa
Sebagai masyarakat yang majemuk sudah seharusnya kita jaga dan rawat bersama tradisi dan budaya ini untuk menambah kasanah budaya Indonesia dan melestarikannya.
Acara ini dapat kembali terselenggara setelah sebelumnya tidak dapat dirayakan secara terbuka karena adanya pandemi Covid-19.
Lewat acara ini “Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya,
Doa terbaik untuk Bangsa Indonesia, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat
Pewarta: sugianto Tzu





