
SINGKAWANG – Kota Singkawang dinobatkan menjadi Kota Paling Toleran se-Indonesia Tahun 2021. Predikat ini disematkan berdasarkan Indeks Kota Toleran 2021 yang dilansir oleh Setara Institute.
Untuk diketahui, Indeks Kota Toleran 2021 merupakan laporan kelima Setara Institute sejak 2015, 2017, 2018, dan 2020. Adapun dalam laporan IKT 2021, ada 94 kota yang menjadi objek kajian.
Menyikapi ini Panglima Bala’ Komando Pemuda Melayu distrik SingBeBas (Singkawang, Bengkayang, Sambas) Dedy Mulyadi bersama anggota Bala’ Komando Kota Singkawang mengajak masyarakat Kota Singkawang untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan semangat nasionalisme dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dalam rangka terciptanya kerukunan antar suku, agama di Kota Singkawang.
Dikutip dari rilis yang disampaikan pada Minggu 9 Oktober 2022, Dedy mengatakan bahwa toleransi merupakan konsep berkehidupan dalam masyarakat yang menggambarkan sikap saling menghargai dan kerja sama antara kelompok masyarakat dengan beragam perbedaan.
Maka dari itu, toleransi menjadi sikap yang sangat penting karena merupakan tindakan yang menghormati keragaman, latarbelakang, pandangan, dan kepercayaan.
“Sebagai masyarakat majemuk, yang hidup saling berdampingan sejak zaman nenek moyang kita dulu.
Maka sudah selayaknya kita menjaga kerukunan ini, dan lebih meningkatkan kembali nilai-nilai toleransi dan keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya dalam pertemuan internal rutin Bala’ Komando Pemuda Melayu Kota Singkawang, Minggu 9 Oktober 2022.
Dedy menjelaskan pada Tahun 2021 Kota Singkawang telah dinobatkan sebagai Kota paling toleran se-Indonesia oleh Setara Institute dengan indeks kumulatif toleran yang
cukup tinggi yaitu 6,483.
“ Ini adalah sebuah prestasi yang patut dibanggakan, dan perlu dipertahankan.
Ini membuktikan bahwa keberagaman dan toleransi memang menjadi ciri khas dan tidak bisa dipisahkan dari Kota Singkawang.
Di mana Mayoritas penduduk di Kota Singkawang adalah Tionghoa, Dayak, dan Melayu, sehingga dikenal dalam konsep Tidayu,” ujarnya.
Terakhir Dedy menegaskan bahwa Bala’ Komando Pemuda Melayu sebagai organisasi masyarakat berbasis etnis Melayu di Kota Singkawang berkomitmen dan mengajak seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi.
Serta semangat nasionalisme dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika guna terwujudnya kerukunan antar suku, agama dan ras di Kota Singkawang serta mempertahankan Kota Singkawang tetap menjadi Kota Paling Toleran di Indonesia.
“Hal-hal yang yang menjadi perbedaan adalah sebuah keindahan dan menjadi dinamika dalam kehidupan, perbedaan itu bukan untuk diperdebatkan melainkan untuk saling mengisi,” ujarnya.
Selain itu pihaknya juga mengapresiasi kebijakan pemerintah serta tindakan dari aparat keamanan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID





