
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Lu Kang mengungkapkan, dalam merayakan 10 tahun Kemitraan Strategis Komprehensif bersama Indonesia, negaranya ingin memperkuat hubungan kerja sama. Terutama dalam berkontribusi lebih besar untuk kesejahteraan kedua bangsa di kawasan Asia-Pasifik.
“Tiongkok akan terus bekerja sama dengan Indonesia untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan kedua bangsa bagi perdamaian dan stabilitas yang bertahan lama di Asia-Pasifik. Juga untuk solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara berkembang,” kata Lu Kang saat menghadiri seminar internasional bertajuk “Pengaruh Tiongkok di Timur Tengah” yang diselenggarakan Sekolah Studi Strategis dan Global Universitas Indonesia, Senin (26/6/2023).
Dubes menyebut kedua negara memiliki kepentingan dan posisi yang sama dalam menjaga kedaulatan, integritas wilayah dan martabat nasional. Yaitu dalam berkonsentrasi pada pertumbuhan ekonomi untuk memberi manfaat bagi rakyat, dalam memelihara perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan. “Serta dalam mempromosikan kepentingan bersama dari dunia berkembang,” ucapnya.
Kerja sama Indonesia-Tiongkok didasari pada empat pilar yaitu politik, ekonomi, antar masyarakat dan maritim, disebut menunjukkan kemajuan signifikan. “Bahkan, di paruh pertama tahun ini, kita telah melihat pertukaran delegasi, pertukaran orang secara dua arah di mana banyak delegasi Tiongkok telah datang ke Indonesia di tingkat provinsi,” ujarnya.
“Saya diinformasikan hanya untuk satu bulan penuh pertama, kita sudah memiliki kontrak dengan volume sekitar USD 5-6miliar. Dan menurut saya itu akan terus berlanjut karena didorong atau didorong dipercepat oleh hubungan bilateral,” ujar Lu Kang.
Penguatan kerja sama juga turut difokuskan pada proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Indonesia. Terkait hal ini, Tiongkok menunjukkan minat untuk terlibat dalam proses pembangunannya.
“Sudah beberapa investor Tiongkok atau dari pihak Anda, telah terlibat misalnya dalam studi kelayakan. Saya sendiri akan berkunjung ke ibu kota baru dalam beberapa minggu ke depan, jadi pasti ada banyak hal yang bisa kita lakukan,” katanya.
Sumber: RRI.co.id





