
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di Tokyo adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bertolak menuju Jepang dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu pagi.
Dalam keterangannya sebelum keberangkatan, Presiden mengatakan bahwa Jepang merupakan mitra penting dan mitra strategis bagi Indonesia dan juga ASEAN.
Oleh karena itu, dalam kunjungan kali ini Presiden Jokowi akan menghadiri tiga agenda utama.
“Tiga acara utama di Tokyo, yaitu melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Kishida. Kemudian, bersama dengan PM Kishida kita juga akan memimpin KTT ASEAN dan Jepang, serta menghadiri KTT AZEC (Asia Zero Emission Community),” ujar Presiden dalam keterangannya sebelum keberangkatan.
Dalam pertemuan dengan PM Fumio Kishida, Presiden Jokowi akan membahas kerja sama sejumlah bidang antara Indonesia dan Jepang. Mulai dari kerja sama di bidang ekonomi, infrastruktur, transisi energi, mineral kritis, hingga maritim.
Sumber: KOMPAS.com





