
Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan akan berupaya mendatangkan program pasar rakyat lagi untuk di Kabupaten Sambas.
Hal tersebut sebagai upaya mendukung majunya daerah yang berada di perbatasan negara.
“Sambas adalah kabupaten yang berada di perbatasan antar-negara. Kami harap tak sampai tertinggal jauh dari kondisi daerah di negara tetangga.
Makanya dari pusat akan memiliki perhatian khusus terhadap Kabupaten Sambas,” kata Zulhas.
Wanita 68 Tahun dengan Wajah Bayi: Dia Lakukan Ini sebelum Tidur
Kementerian Perdagangan RI rencananya akan mendatangkan program untuk penambahan jumlah pasar rakyat untuk beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas dengan harapan mendukung pertumbuhan perekonomian.
“Sekarang pasar rakyat di Kabupaten Sambas sudah ada lima, tahun depan akan saya kasih bangun pasar di kecamatan mana lagi.
Tujuannya agar ada percepatan pembangunan di Sambas karena ini kabupaten yang berada di daerah perbatasan,” katanya.
Seperti diketahui, akhir pekan lalu Mendag RI menyambangi sejumlah titik Kabupaten Sambas.
Salah satunya resmikan Pasar Rakyat di Kecamatan Sejangkung, Pasar Rakyat Temajuk di Kecamatan Paloh, Pasar Rakyat Matang Suri dan Gudang Non Sistem Resi Gudang Kawasan Industri di Kabupaten Sambas.
Pembangunan pasar rakyat, kata Zulhas, merupakan upaya konkret pemerintah untuk mempercepat pembangunan di daerah perbatasan sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan.
“Pembangunan Pasar Rakyat di daerah perbatasan menjadi perhatian langsung Presiden RI, Sambas adalah daerah perbatasan jadi ada instruksi khusus dari Pak Presiden agar pembangunan dipercepat,” ungkapnya.
Termasuk dengan adanya pemindahan Ibu kota ke IKN di Kalimantan. Juga menjadi salah satu bentuk pemerataan pembangunan yang menjadi program Presiden RI.
Sementara itu Bupati Sambas, Satono menyampaikan rasa syukur sudah diresmikannya beberapa Pasar Rakyat.
Ini juga upaya yang baik dari Pemkab Sambas yang terus membangun koordinasi dengan Pempus khususnya Kemendag RI, sehingga bangunan yang ada kedepannya bisa digunakan sebaik-baiknya masyarakat.
“Sebagai kepala daerah, saya mewakili masyarakat Kabupaten Sambas mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak khususnya Pemerintah Pusat warga dan tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa setempat,” sebutnya.
“Setelah diresmikan, bangunan yang ada bisa difungsikan, dan ini adalah haris kolaborasi yang baik Pemerintah Pusat dan Pemkab untuk mewujudkan pasar rakyat yang representatif,” sambung Satono.
Diharapkan, kondisi yang ada ini, akan mendongkrak tingkat kunjungan masyarakat ke pasar dengan harapan menambah perputaran perekonomian demi kesejahteraan masyarakat.
Wanita 68 Tahun dengan Wajah Bayi: Dia Lakukan Ini sebelum Tidur
“Kami harap, pasar nantinya ramai dikunjungi, saya minta pedagang menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban, agar terasa nyaman dan aktivitas perdagangan makin hari makin meningkat,” pungkasnya.
Sumber: Pontianak Post





