Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

China menyerukan konferensi perdamaian skala besar tentang krisis Gaza

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan konferensi pers, di Kairo, Mesir, 14 Januari 2024. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan perang di Gaza terus meningkat dan China menyerukan konferensi perdamaian internasional berskala lebih besar, lebih otoritatif dan efektif serta jadwal konkret untuk menerapkan solusi dua negara.

Wang membuat komentar kepada wartawan setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry di Kairo, berbagi pandangannya tentang perang Israel-Hamas, menurut sebuah pernyataan dari kementerian luar negeri China pada Minggu malam (14 Januari).

Secara terpisah, Wang juga mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal Liga Negara-negara Arab di mana kedua belah pihak memiliki pertukaran pandangan mendalam tentang konflik, mencapai beberapa poin untuk membantu menyelesaikan krisis.

Wang, diplomat top China, saat ini melakukan perjalanan melalui Mesir, Tunisia, Togo dan Pantai Gading hingga Kamis.

Setelah pembicaraan dengan mitranya dari Mesir, Wang mengatakan konflik di Gaza “menyebabkan korban besar di kalangan warga sipil tak berdosa, yang menyebabkan bencana kemanusiaan yang serius dan mempercepat penyebaran efek limpahan negatif”, menurut pernyataan kementerian luar negeri China.

Wang mengatakan infrastruktur Jalur Gaza telah hancur total, dengan jutaan orang berjuang untuk bertahan hidup. Dia mengatakan China telah memutuskan untuk memberikan tahap ketiga bantuan kemanusiaan darurat.

Wang juga mengatakan masyarakat internasional harus mendengarkan dengan seksama keprihatinan sah negara-negara di kawasan itu, “dan pemerintahan Gaza di masa depan harus menjadi langkah penting menuju solusi dua negara”.

Dalam pembicaraan terpisah dengan Ahmed Aboul Gheit, Sekretaris Jenderal Liga Negara-negara Arab, keduanya sepakat bahwa masyarakat internasional harus mengambil tindakan untuk mengurangi situasi dan mencapai gencatan senjata sesegera mungkin, menurut media pemerintah China.

“Negara-negara berpengaruh, khususnya, perlu memainkan peran obyektif, tidak memihak dan konstruktif dalam hal ini,” kata keduanya menurut pernyataan bersama yang dilaporkan oleh berita Xinhua pada Minggu malam.

Keduanya menekankan bahwa solusi dua negara tetap menjadi dasar “untuk setiap pengaturan masa depan mengenai nasib rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur”.

Sumber: Reuters

Nusantara Florist & Grafis HP/WA.0812 88729 886 - 0851 7431 3368

Share this: