Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

Kepala Kuil Shaolin China Diduga Punya Banyak Perempuan dan Gelapkan Uang

Kepala biara Kuil Shaolin, Shi Yongxin, pada 8 November 2009. Foto: PETER PARKS / AFP

Kuil Shaolin yang terkenal di China mengumumkan bahwa kepala biaranya sedang diselidiki atas dugaan penyelewengan dan penggelapan dana proyek dan aset kuil.

Dikutip dari AP, Senin (28/7), kepala biara Kuil Shaolin, Shi Yongzin, diduga telah melakukan tindakan pidana dan melanggar ajaran Buddha dengan menjalin hubungan dengan banyak perempuan dalam jangka waktu lama dan memiliki setidaknya satu anak. Hal ini diungkap dalam pemberitahuan Kuil Shaolin yang diunggah di akun resmi WeChat.

Pemberitahuan itu mengungkapkan penyelidikan gabungan sedang dilakukan beberapa departemen dan hasil temuannya akan diumumkan segera.

Ketenaran Kuil Shaolin yang berbasis di provinsi Henan telah melampaui sekadar institusi keamanan. Kuil ini juga terkenal dengan budaya bela diri atau kung fu, yang telah ditampilkan di berbagai film dan drama TV. Salah satunya adalah film tahun 1982 ‘The Shaolin Temple’ yang dibintangi Jet Li.

Dilaporkan China Daily, Shi Yongzin merupakan tokoh berpengaruh di komunitas Buddha China. Ia dikenal karena mempromosikan internasionalisasi budaya Shaolin. Dampaknya melampaui agama, diplomasi, dan bisnis.

Shi Yongzin lahir pada 1965 dengan nama asli Liu Yingcheng. Dia masuk Kuil Shaolin pada 1981 dan menjadi kepala biara pada 1999.

Laporan sebelumnya juga mencatat Shi Yongzin mengelola kuil menggunakan praktik manajemen modern dan menghadapi sejumlah kontroversi terkait komersialisasi.

Laporan Xinhua pada 2015 menyebut Shi Yongzin yang dikenal sebagai biksu CEO menuai kritik karena mengembangkan operasi komersial untuk mempromosikan pertunjukan dan merchandise kung fu.

Sumber: Kumparan

YAMA FLORIST & NusantaraGrafis HP/WA.0812 88729 886 - 0851 7431 3368

Share this: