Singkawang – Panitia Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 menegaskan rangkaian kegiatan Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadhan Fair di Kota Singkawang akan digelar secara harmonis dan saling menguatkan nilai toleransi antarumat beragama.
Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bun Cin Thong, mengatakan beriringannya perayaan Imlek dan Cap Go Meh dengan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperlihatkan wajah Singkawang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.
“Rangkaian kegiatan Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadhan Fair akan berjalan beriringan. Ini sekaligus mempertegas Singkawang sebagai kota tertoleran,” kata Bun Cin Thong di Singkawang, Minggu.
Ia menyampaikan, panitia telah menggelar malam ramah tamah bersama para pengusaha dan tokoh masyarakat di Gedung Pavilion 78 sebagai bagian dari rangkaian persiapan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Imlek dan Cap Go Meh tahun sebelumnya.
Menurut dia, dukungan dari berbagai pihak terlihat dari partisipasi pengusaha dan tokoh masyarakat yang memberikan sumbangan serta sponsorship. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun panitia mencapai sekitar Rp1 miliar.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak. Dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Bun Cin Thong menambahkan, malam ramah tamah tersebut juga dihadiri tokoh nasional sekaligus mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko, yang hadir karena tengah melaksanakan kegiatan di Kota Singkawang pada hari yang sama.
Dari sisi teknis, panitia mulai melakukan penataan kota dengan pemasangan lampion di sejumlah ruas jalan utama. Stadion Kridasana ditetapkan sebagai salah satu lokasi utama festival dengan berbagai ornamen dan dekorasi khas Imlek Tahun Kuda Api.
“Persiapan terus kami lakukan, termasuk hiasan kota dan area festival, agar perayaan tahun ini berlangsung meriah dan tertata,” katanya.
Ia menambahkan, Ketua Umum Pelaksanaan Festival Imlek dan Cap Go Meh 2026 masih dijabat oleh Mimihetty Layani.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan panitia Ramadhan Fair agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan selaras tanpa saling mengganggu.
“Koordinasi ini penting agar seluruh kegiatan bisa berjalan harmonis dan saling mendukung, terutama karena waktunya berdekatan,” ujarnya.
Dia berharap, sinergi antara perayaan Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadhan Fair tidak hanya memperkuat toleransi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM di Kota Singkawang.
Sumber: ANTARA






