Janji Jokowi: Tahun Depan RI Surplus Dagang Sama China

Foto: Presiden Joko Widodo dalam Acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan mulai tahun depan neraca perdagangan Indonesia dengan China tidak lagi defisit. Bagaimana caranya?

China adalah negara mitra dagang utama Indonesia. Pada 2020, Indonesia membukukan defisit perdagangan sebesar US$ 7,86 miliar dengan Negeri Tirai Bambu. Kali terakhir Indonesia menikmati surplus kala berdagangan dengan China adalah pada 2007

“Khusus RRT (Republik Rakyat Tiongkok), yang dulu defisit tahun depan sudah surplus,” tegas Jokowi dalam pidato di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021, Rabu (24/11/2021).

Caranya, lanjut Jokowi, Indonesia harus mengekspor produk-produk bernilai tambah yang harganya lebih mahal. Indonesia tidak bisa lagi mengandalkan ekspor komoditas mentah, harus diolah menjadi barang jadi atau setengah jadi.

Kepala Negara mencontohkan nikel. Saat Indonesia masih mengizinkan ekspor nikel mentah, nilainya sekitar US$ 1,1 miliar. Namun saat ekspor nikel mentah dilarang, industri pengolahan komoditas itu tumbuh dan menghasilkan ekspor sekitar US$ 20 miliar tahun ini.

“Kalau nanti bauksit disetop, nilainya akan melompat ke angka kurang lebih US$ 20-23 miliar. Bayangkan, diindustrilisasikan, dihilirisasikan di negara kita,” kata Jokowi.

Sumber: CNBC Indonesia

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: