China memanggil utusan Jepang atas komentar mantan PM Abe di Taiwan

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tiba di gedung parlemen untuk menghadiri sesi parlemen untuk menghadapi interogasi atas kemungkinan pelanggaran undang-undang pendanaan pemilu, di Tokyo, Jepang 25 Desember 2020. REUTERS/Issei Kato

SHANGHAI – Kementerian luar negeri China memanggil duta besar Jepang di Beijing untuk “pertemuan darurat” pada Rabu, setelah mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan baik negaranya maupun Amerika Serikat tidak dapat berdiam diri jika China menyerang Taiwan.

Asisten Menteri Luar Negeri China Hua Chunying menyebut pernyataan Abe “salah” dan melanggar norma dasar hubungan antara China dan Jepang dalam pertemuan dengan duta besar Hideo Tarumi, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri China.

Komentar Abe “secara terbuka menantang kedaulatan China dan memberikan dukungan berani kepada pasukan kemerdekaan Taiwan,” kata Hua.

“China dengan tegas menentang ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa Hua telah membuat “pernyataan tegas” ke Jepang.

Ditanya tentang pemanggilan tersebut pada konferensi pers reguler di Tokyo pada hari Kamis, kepala sekretaris kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan Jepang tidak setuju dengan tindakan China karena pemerintah Jepang tidak dalam posisi untuk mengomentari pernyataan yang dibuat oleh orang-orang yang tidak berada di pemerintahan.

“Duta Besar Tarumi mengatakan … perlu bagi China untuk memahami bahwa ada orang di Jepang yang memiliki pendapat seperti itu dan Jepang tidak dapat menerima pandangan sepihak China tentang masalah seperti itu,” kata Matsuno.

Pada hari Rabu, berbicara di forum virtual yang diselenggarakan oleh think tank Taiwan, Abe mengatakan invasi bersenjata ke Taiwan akan menimbulkan bahaya besar bagi Jepang.

Abe, yang mengundurkan diri sebagai perdana menteri tahun lalu, adalah kepala faksi terbesar Partai Demokrat Liberal yang berkuasa dan tetap berpengaruh di dalam partai.

Sumber: Reuters

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: