Situs web berita independen AS mengungkap manipulator di belakang panggung 'Pengadilan Uygur'

Foto yang diambil pada 28 Mei 2021 menunjukkan gedung US Capitol di belakang rambu lalu lintas di Washington, Amerika Serikat. [Foto/Xinhua]

WASHINGTON – Sementara apa yang disebut Pengadilan Uygur menampilkan dirinya sebagai “independen,” itu diselenggarakan oleh kelompok separatis yang didanai pemerintah AS yang selama bertahun-tahun telah memainkan peran kunci dalam menghasilkan propaganda anti-China, situs berita independen AS Grayzone telah melaporkan .

Ketika kampanye propaganda pemerintah AS melawan China berlarut-larut, “pengadilan” telah menjadi pusat penyebaran tuduhan yang disebut “genosida” ke media Barat. Namun di balik cerita horor yang ditulis dengan hati-hati yang disampaikan kepada publik oleh media yang tidak kritis adalah perbedaan besar, sentimen separatis yang terbuka, dan sejumlah besar uang pemerintah AS, kata situs web itu dalam sebuah artikel.

“Pengadilan” dan para peserta itu dihadirkan ke publik sebagai pembela hak asasi manusia yang prihatin dengan situasi di Xinjiang. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, jelas bahwa pembingkaian ini adalah tabir asap yang sinis.

“Faktanya, orang-orang Uygur yang terlibat dalam pengadilan dan mesin propaganda yang didanai AS lebih luas adalah bagian dari kampanye separatis yang jelas,” tambahnya.

Pandangan separatis yang terang-terangan ditunjukkan oleh sebagian besar orang yang terlibat dalam “pengadilan” mungkin merupakan faktor paling substansial dalam kurangnya legitimasinya. Tetapi seperti banyak penipuan dan ketidaksesuaian, belum lagi hubungan mendalam pemerintah AS dengan — “pengadilan”, media Barat menutup mata, artikel itu melanjutkan.

Grayzone mengatakan bahwa pers tidak mengetahui tentang agenda separatis sebenarnya dari “pengadilan” dan mereka yang terlibat di dalamnya. “Penolakannya untuk memberikan konteks kritis ini kepada publik lebih lanjut menggambarkan bagaimana narasi yang diatur dengan hati-hati telah dilucuti dari kenyataan dan disebarluaskan untuk meningkatkan Perang Dingin baru,” katanya.

Sumber: China Daily

TEAM SOSIAL MEDIA INFO NUSANTARA

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa

Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Bersama Yayasan Bumi Katulistiwa Foto dokumentasi Media Info Nusantara/Sugianto Tzu https://www.mediainfonusantara.com/wp-content/uploads/2026/03/Lagu-Imlek-terbaru-2018-Angelina-Gong-Xi-Fa-Cai.mp4 Ir. Pui Sudarto, Ketua Umum

Read More »

Share this: