
Pemprov DKI Jakarta merespons cepat SE Kemendikbud Ristek soal pembelajaran tatap muka (PTM) yang kini bisa 50% untuk wilayah PPKM level 2. Dinas Pendidikan DKI Jakarta memutuskan menjalankan SE itu mulai Jumat (4/2).
“Tadi hasil rapat insyaallah besok sudah dilakukan,” kata Kabid Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, saat dihubungi wartawan, Kamis (3/2).
Namun, Taga tidak menjelaskan waktu pelaksanaan PTM 50% ini. Apakah satu bulan, atau menunggu corona reda kembali.
“Iya menyesuaikan,” imbuh dia.
Taga mengatakan, saat ini tim Disdik langsung melakukan sosialiasi kepada seluruh sekolah di Jakarta terkait PTM 50% ini. Teknis penyelenggaraan PTM sama dengan saat uji coba PTM.
“Sore bidang persekolahan PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, melakukan sosialisasi ke kepala sekolah ke seluruh wilayah. Malamnya Kasudin wilayah juga sosialisasi. Kepsek ke orang tua lewat WAG,” jelas Taga.
Penentuan siapa saja yang akan hadir di sekolah dan yang melakukan pembelajaran jarak jauh bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pertama diatur oleh sekolah. Kedua sesuai dengan kesediaan orang tua untuk mengizinkan anaknya PTM.
“Jadi tiap sekolah akan mengkomunikasikan dengan orang tua untuk siapa yang mau datang PTM, siapa yang mau PJJ. Ini sangat dibuka keleluasaan yang memilih,” ucap dia.





