
Program migrasi siaran tv analog ke digital dimulai bulan ini. Untuk menikmati siaran tv digital masyarakat tidak perlu mengganti televisi, cukup dengan alat bernama set top box (STB) atau decoder.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan STB akan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang kurang mampu.
“Bagi rumah tangga miskin, tapi punya tv tabung, tv lama gitu yang bukan ready to digital nah itu akan dapat bantuan. Terutama di daerah yang akan terjadi analog switch off,” ujar Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum Henri Subiakto.
Syaratnya, harus tercantum dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS). Untuk itu, Henri mendorong masyarakat proaktif dengan mengecek data DTKS.
Masyarakat dapat mendaftarkan bansos online dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos terlebih dahulu di PlayStore.
Pada aplikasi Cek Bansos dapat memilih menu daftar usulan. Dari daftar usulan dapat mendaftarkan diri bagi yang namanya sudah terdaftar di DTKS.
Kemudian pada menu daftar usulan, pilih menu tambah usulan. Dengan NIK, KTP dan KK sistem akan memvalidasi serta mencocokkan data sudah sesuai atau belum.
“Jika nama Anda sudah tervalidasi, selanjutnya bisa memilih jenis bansos yang akan diajukan. Salah satunya adalah pemberian alat STB gratis,” terangnya.
Adapun STB gratis ini akan dibagikan sesuai dengan rencana penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO). Tahapan pertama pembagian dan pemasangan perangkat dimulai 15 Maret hingga 30 April 2022.
Untuk distribusi STB gratis akan dilakukan secara door to door, sekaligus verifikasi dan validasi penerima akan dilakukan pada saat distribusi.
Kominfo juga telah menjelaskan mekanisme pemberian STB. Berikut penjelasannya:





