LIBURAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H

Angka Stunting di Kota Singkawang Tinggi, Wako Tjhai Chui Mie Sampaikan Pentingnya Konsumsi Ikan

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia

SINGKAWANG – Berdasarkan hasil survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 oleh Penelitian dan Pengembangan Kemenkes, prevalensi stunting Indonesia berada pada angka 24,4 persen. Sedangkan di Kota Singkawang sendiri, prevalensinya berada di angka 22,3 persen.

Tingginya angka stunting di Kota Singkawang tersebut menjadi alasan utama Pemerintah melakukan sosialisasi dan edukasi pentingnya memenuhi nutrisi bagi ibu hamil dengan gemar makan ikan untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Kota Singkawang.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, fenomena stunting dan gizi buruk yang dapat menghambat perkembangan otak dan cara berpikir anak harus segera ditangani karena berpotensi diturunkan kepada generasi keturunan.

“Mengkonsumsi kkan menjadi salah satu upaya upaya penanganan karena mengandung omega tiga yang baik bagi otak, dan sehingga menurunkan angka stunting,” ujar Tjhai Chui Mie, Rabu 6 April 2022.

Tjhai Chui Mie menilai kunci dari kesehatan dan kecerdasan janin berasal dari kebahagiaan ibu yang mengandung dengan nutrisi yang terpenuhi.

“Kalau kita mau anak kita cerdas, sejak hamil kita sudah harus melengkapi nutrisinya. Ibu hamil harus bahagia dan sering makan ikan karna mengandung omega tiga untuk perkembangan otak dan saraf,” ujarnya. TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: