LIBURAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H

Perintah Irjen Fadil Tegas: Menyerah atau Kami Tangkap!

JPNN.COM Perintah Irjen Fadil Tegas: Menyerah atau Kami Tangkap!

Aksi kerusuhan saat demo 11 April di depan Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, membuat aparat kepolisian berang.

Apalagi aksi kemarin memakan korban.

Selain dari pihak kepolisian, dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando mengalami luka parah setelah dihajar orang tidak dikenal.

Pegiat media sosial ini babak belur saat sedang memantau jalannya aksi para mahasiswa.

Karena aksi kemarin sudah mengarah tindak pidana, Kapolda Metro Jaya Fadil Imran meminta pelaku pengeroyok Ade Armando segera menyerahkan diri atau diamankan dengan cara paksa.

“Kami akan melakukan langkah penegakan hukum,” ujar Irjen Fadil Imran kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan anak buahnya sudah mengantongi identitas pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Jenderal polisi bintang dua ini mengimbau pelaku pengeroyokan Ade Armando menyerahkan diri atau ditangkap aparat kepolisian.

“Identitas pelaku sudah ada ada di tangan.

Jika tidak menyerahkan diri, kami tangkap,” ujar Irjen Fadil Imran tegas.

Alumnus Akpol 1991 itu menambahkan Ade Armando saat ini tengah mendapat perawatan setelah dikeroyok massa.

Di mana Ade Armando dirawat, Irjen Fadil Imran enggan mengungkapkannya.

“Tidak penting diungkap beliau (Ade, red) dirawat di mana.

Terpenting beliau sudah mendapat perawatan maksimal tim dokter,” papar Irjen Fadil Imran.

Ade Armando  berada di lokasi kejadian untuk memantau demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

“Berdarah. Jadi, luka-luka,” kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Kombes Endra mengatakan Ade Armando terluka setelah pegiat media sosial itu dipukul beberapa orang di area depan gerbang utama Gedung DPR, Jakarta.

“Dia (Ade Armando, red) mengalami luka-luka oleh pemukulan. Kami belum tahu kenapa karena berada kejadian saat di kerumunan aksi massa,” beber Kombes Zulpan.

Sumber: jpnn.com

TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: