ANGGOTA DEWAN KEHORMATAN/TIM SOSIAL MAJALAH INFO NUSANTARA

Ternyata Hepatitis Bisa Menular Lewat Kegiatan Ini

Ilustrasi Tes Skrining Hepatitis (Foto: FOTO ANTARA/Arief Priyono/ss/mes/11)

Hepatitis merupakan penyakit yang berbahaya karena bisa berujung pada kematian. Seperti halnya belakangan dilaporkan terdapat kasus kematian di dunia akibat penyakit ini.

Perlu diketahui bahwa beberapa jenis hepatitis, terkadang tidak diketahui gejalanya sehingga memungkinkan kamu terlambat didiagnosis.

Penyebaran atau penularannya pun perlu kita waspadai, karena kebanyakan bisa terjadi pada kegiatan sehari-hari yang tidak disangka-sangka. 

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa menjadi media penularan virus hepatitis yang perlu anda waspadai dan dirangkum melalui berbagai sumber, diantaranya:

1. Penularan hepatitis melalui fecal-oral

Rute fecal-oral adalah rute penularan hepatitis yang paling sering dijumpai pada penderita hepatitis A dan hepatitis E. Kedua virus hepatitis ini dapat menyebar melalui sistem pencernaan lewat makanan, atau minuman yang sudah terkontaminasi feses penderita hepatitis.

Tidak hanya itu, penularan hepatitis A dan E juga dapat terjadi melalui konsumsi minuman dan makanan mentah atau belum sepenuhnya matang yang terpapar virus.

Beragam jenis makanan lainnya pun juga berpotensi terkontaminasi akibat adanya pencemaran pada sumber air yang digunakan untuk memasak dan kebutuhan harian.

Penyebaran virus nantinya juga bisa dipengaruhi oleh tingkat kebersihan lingkungan yang kurang baik karena fasilitas sanitasi yang kurang memadai.

2. Penularan hepatitis secara vertikal saat melahirkan

Di wilayah yang mengalami wabah hepatitis B, penularan secara vertikal, yaitu saat melahirkan paling sering ditemukan. Jumlah kasus penularan hepatitis B di Indonesia melalui proses persalinan bahkan mencapai 95 persen.

Penyebaran virus terjadi akibat adanya membran darah yang pecah sebelum melahirkan. Hal ini juga berlaku saat bayi terpapar darah ibu yang terinfeksi ketika proses persalinan.

Virus hepatitis C juga bisa menular saat proses persalinan, tetapi masih cukup jarang terjadi. Namun, risiko penyebaran hepatitis C dapat meningkat ketika ibu hamil yang terinfeksi hepatitis juga terjangkit HIV.

3. Transfusi darah

Selain dua kegiatan diatas, penularan hepatitis pun dapat terjadi melalui transfusi darah. Meski begitu, rute penyebaran virus ini hanya berlaku pada hepatitis B, C, dan D.

Terlebih lagi, virus hepatitis C hanya bisa menular lewat rute parenteral, yaitu kontak langsung dengan darah yang terinfeksi. Pasalnya, baik virus hepatitis B, C, dan D hanya terdapat di dalam darah atau cairan tubuh.

Itu sebabnya, penerima donor darah, rutin menjalani pengobatan dengan transfusi darah, atau transplantasi organ lebih berisiko terinfeksi hepatitis.

Bila berlangsung dalam jangka waktu yang lama, tentu dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit hati yang serius, seperti sirosis, kanker hati, dan gagal hati.

4. Berhubungan Seks

Pada dasarnya virus hepatitis tidak dapat ditularkan lewat interaksi kontak biasa, seperti sentuhan kulit saat berpelukan atau berciuman. Sayangnya, hal ini tidak berlaku ketika berhubungan seks dengan pasien yang terinfeksi, terlebih jika tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Berhubungan seks ternyata menjadi salah satu penyebaran virus hepatitis A dan B yang paling sering terjadi. Risiko penularan akan semakin tinggi ketika aktivitas seksual dilakukan bersama dengan injeksi obat-obatan terlarang.

Penularan ini tidak begitu banyak terjadi pada hepatitis C. Hal ini dikarenakan HCV adalah virus RNA yang tidak ditemukan dalam cairan tubuh, seperti sperma, cairan vagina, urine, atau feses, sebagaimana HBV.

5. Penggunaan alat Sehari-hari Secara bergantian

Penggunaan alat cukur, silet, dan sikat gigi bersama dengan orang yang terinfeksi hepatitis.

Ketiga hal di atas mungkin memang menjadi cara penularan virus yang paling jarang dijumpai. Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati dan menjaga kebersihan diri sendiri untuk mencegah virus hepatitis.

Sumber: RRI

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: