Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

Pemkot Singkawang Ajukan Rp 740 Miliar Untuk Pembangunan Jalan Utama Akses Bandara Singkawang

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Kepala Dinas PUPR Singkawang, Asyir A Bakar membahas rencana pengajuan dana untuk pembangunan jalan utama Bandara Singkawang, berberapa waktu lalu. TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Pemkot Singkawang

Pemerintah Kota Singkawang berencana untuk mengajukan dana sebesar Rp 740.466.414.000 atau lebih dari Rp 740 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat RI.

Dana ratusan miliar itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan jalan utama akses bandara Singkawang yang saat ini dalam proses pembebasan lahan.

Dalam unggahan di media sosial miliknya, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie masih membahas rencana pengajuan dana tersebut bersama kepala Dinas PUPR Kota Singkawang untuk nantinya dipaparkan kepada pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sehingga bisa masuk dalam APBN tahun anggaran 2023.

Untuk diketahui, jalan akses utama Bandara Singkawang ini akan dibangun di daerah Pasir Panjang, di Kelurahan Sedau Kota Singkawang.

Sebagian pemilik tanah sudah menghibahkan lahan mereka untuk pembangunan jalan utama ini, namun berberapa pemilih tanah lainnya masih mengharapkan adanya uang ganti rugi atas tanah mereka.

Saat ini, Pemerintah masih menunggu hasil dari Aprraisal atau penafsiran harga tanah untuk mengganti kerugian pemilih tanah atas pembangunan jalan akses Bandara ini.

Tjhai Chui Mie berharap, seluruh masyarakat Kota Singkawang dapat mendokan dan mendukung pembangunan Bandara Singkawang ini sehingga dapat berjalan lancar.

“Ayo seluruh masyarakat Kota Singkawang mari bersama-sama berdoa dan mendukung pembangunan Bandara Kota Singkawang,” ajak Tjhai Chui Mie.

Pemerintah Pusat melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) mulai mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengoperasionalan Bandara Singkawang.

Pada Senin 25 Juli 2022 kemarin, PPSDMPU sempat beraudiensi dengan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie terkait persiapan SDM tersebut.

Kepala Bidang Pelatihan PPSDMPU, Tri Agung Widayat menyebutkan SDM yang mumpuni sangat penting dalam mendukung pengoperasionalan Bandara Singkawang, sehingga mampu memberikan pelayanan yang maksimal sesuai standar.

“Keberadaan SDM ini sangat penting. Karena dengan adanya SDM yang sesuai dengan standar, nantinya akan mendukung operasional Bandara Singkawang. Sehingga SDM ini nantinya bisa memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang ada, baik itu untuk pelayanan domestik maupun yang bertaraf internasional,” ujar Tri Agung Widayat, Selasa 26 Juli 2022.

Rencananya, lanjut Try profesi Aviation Security (AVSEC) atau petugas keamanan Bandara Singkawang ini akan melibatkan SDM yang merupakan putra-putri daerah.

Namun tidak menutup kemungkinan, profesi lainnya akan diisi oleh SDM yang sesuai dengan kompetensi bidang seiring dengan perkembangan dan kebutuhan operasional Bandara Singkawang.

“Rencananya, pelatihan akan dimulai pada tahun 2023. Mengingat bandara diresmikan tahun 2024, maka kita coba persiapkan lebih awal supaya timing-nya tepat untuk penggunaan kompetensi yang dimiliki para SDM tersebut. Masalah pendanaan biaya pelatihan SDM nanti akan berkolaborasi dari berbagai pihak terkait,” jelasnya.

Pada 2023 mendatang, Pemerintah Pusat berencana akan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengoperasionalan Bandara Singkawang.

Faktor Pendukung

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menilai kebutuhan SDM bidang kebandarudaraan merupakan salah satu faktor pendukung yang tidak kalah penting untuk kelancaran operasional Bandara Singkawang nantinya.

“Selama ini, kita lebih fokus dengan sarana-prasana seperti listrik, air, telekomunikasi dan lain-lain. Jadi, kita tidak boleh lupa dengan SDM beserta kompetensinya,” ujar Tjhai Chui Mie, Selasa 26 Juli 2022.

Sebagai tindak lanjut, lanjut Tjhai Chui Mie, pihaknya kedepan akan membentuk perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Singkawang dan PPSDMPU terkait pelaksanaan pelatihan SDM kebandarudaraan ini.

“Ia berharap upaya ini berjalan dengan lancar sehingga sesuai dengan timeline peresmian Bandara Singkawang nantinya,” terangnya.

Nantinya, Tjhai Chui Mie katakan, arah pergerakannya ini paralel dimana kita menyiapkan tenaga yang ada di Kota Singkawang dan begitu pengerjaan pembangunan Bandara Singkawang.

Sehingga, pihak Dishub sebagai leading sektor akan membuka di bagian mana saja yang diperlukan dan akan dilatih oleh pihak PPSDMPU.

“Baik itu bagian security ataupun bagian-bagian lainnya sesuai dengan kompetensi bidang yang dibutuhkan,” tukasnya.

Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: