Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pedoman Hidup Bangsa Indonesia

ACARA “HUT” YM. NAM HOI KWAN IM PHU SAT, CIMANGGIS-DEPOK

Suhu-Suhu dari kalimantan ikut memeriahkan acara HUT Nam Hoi Kwan Im Phu Sat.Cimanggis Depok/foto by Sugianto Tzu

Peringatan Hari Jadi Dewi Kwan Im yang jatuh setiap Tgl. 19-9-2573(penanggalan Imlek) yang diperingati pada Hari Jum’at 14 Oktober di Klenteng Nam Hoi Kwan Im Phu Sat yang beralamat di Jl. H. saman(Kampung aman.RT.09 RW. 08 No. 102 Tugu Cimanggis Depok dengan mediatornya(Suhu) Bong Fab Ngim, berjalan dengan lancar walau di guyur hujan ringan di saat  acara.Namun tidak mengurangi kehadiran para umat diacara tersebut.

Acara ritual, sembahyang bersama untuk kedamaian antar umat beragama serta Bangsa dan Negara yang dipimpin oleh, Suhu Bong Fab Ngim selaku mediator Suhu beserta para umat yang hadir diacara ini.

Acara ini juga dihadiri para Suhu yang berasal  dari Kalimantan, untuk berpartisipasi diacara ini.Dengan menunjukkan rasa solidaritas diantara Suhu.Acara ini juga dimeriahkan dengan atraksi naik bangku pisau.(To Khiau, dialek Hakka)

CERITA SINGKAT

Sosok yang lembut, bersahaja, welas asih terhadap segala makhluk. Dewi Kwan Im semasa hidupnya sangat suka menolong orang-orang yang sedang kesusahan. Beliau memiliki 12 ikrar besar yang salah satunya adalah jika seluruh umat manusia tidak bisa kembali ke surga, maka bertekad untuk tidak menjadi Buddha. Karena ketulusan hati dan kekuatan dari ikrar tersebut, meskipun masih banyak umat manusia yang berbuat kejahatan yang membuat mereka terperosok ke neraka, Beliau sudah menjadi Buddha. 

Dewi Kwan Im seumur hidup tidak menikah dan mendedikasikan hidupnya untuk kesejahteraan umat manusia. Selain itu, Dewi Kwan Im juga menjalankan kehidupan sebagai seorang vegetarian karena tidak ingin menyakiti makhluk hidup lain, sekalipun mereka berwujud hewan.

Dewi Kwan Im menganggap semua makhuk bernyawa berhak atas kehidupan dan yang berhak mengambil nyawa mereka adalah Sang Maha Kuasa, bukan manusia.Itulah sekilas cerita singkatnya mengenai Dewi Kwan Im.Namun seiring dengan berjalannya waktu, banyak penganut Budha Tridharma percaya bahwa, Dewi Kawn Im adalah seorang yang Welas asih.

Setiap tanggal 19 bulan 9 Imlek adalah hari Dewi Kwan Im mencapai kesempurnaan. Sebenarnya, dalam satu tahun ada tiga kali perayaan khusus Dewi Kwan Im, yaitu hari Dewi KWan Im dilahirkan yang jatuh pada tanggal 19 bulan 2 penanggalan imlek dan hari Dewi Kwan Im mendapatkan Tao yang jatuh pada tanggal 19 bulan 6 penanggalan imlek.

Dewi Kuan Yin adalah salah satu sosok Bodhisattva yang sangat patut untuk diteladani kebajikannya. Apalagi saat ini banyak kejahatan dan kriminalitas terjadi di seluruh dunia yang mengakibatkan bencana dan malapetaka. Bencana terjadi karena Tuhan ingin mengingatkan manusia agar selalu memiliki hati welas asih. Hal ini bertujuan supaya manusia hanya menimbun karma baik saja, bukan sebaliknya. Hari Dewi Kwan Im mencapai kesempuranaan seolah-olah mengiingatkan kembali manusia untuk lebih mensyukuri kehidupan dan berbuat baik kepada sesama.

Pewarta: Sugianto Tzu/Majalah Info Nusantara

GROUP KOMUNITAS KALBAR

Share this: