Anggota DPRD Provinsi Kalbar Angkat Bicara
SAMBAS – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, dr Juliarti Djuhardi Alwi, M.Ph, angkat bicara soal Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SMPN 04 (Temajuk) Paloh, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, yang melaksanakan ANBK numpang di SMA 2 Paloh, dan menggunakan jaringan internet Malaysia.
Juliarti pun merasa pilu karena masih terdapat daerah yang belum mendapatkan sinyal dengan baik. Dan lebih miris lagi kata dia, mesti menggunakan provider dari Malaysia.
“Menyikapi kondisi tersebut, khususnya di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia yang ada di Kalbar, terutama di desa Temajuk, Kabupaten Sambas. Yang dalam penyelenggaraan ANBK bagi siswa sekolah disana harus menumpang sinyal negara tetangga, tentu sangat memilukan,” ujarnya, Jumat 22 Oktober 2021, kepada Tribunpontianak.co.id.
“Mengingat bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan sumber daya alam yang berlimpah. Rasanya tidak masuk akal bila masalah Sinyal Internet saja harus menumpang dengan negara lain,” katanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Barat itu menegaskan masalah jaringan ini adalah masalah yang serius untuk dunia pendidikan. Karena pendidikan adalah bagian dari pada prioritas yang mesti di tingkatkan.
“Untuk itu kami berharap pemerintah pusat segera memperhatikan persoalan ini secara serius, mengingat persoalan pendidikan merupakan persoalan yang sangat diprioritaskan untuk ditingkatkan terutama bagi anak bangsa yang berada di pelosok-pelosok negeri termasuk yang berada di kawasan perbatasan,” tegas mantan Bupati Sambas itu.
Karenanya, dia minta agar pembangunan jaringan internet di wilayah perbatasan bisa di fasilitasi boleh pemerintah pusat. Dia juga meminta agar daerah perbatasan tidak dianak tirikan dalam pelbagai bidang, termasuk dalam hal internet.
“Mutlak ini harus difasilitasi dengan baik. Jangan di anak tirikan. Khusus untuk Desa Temajuk urgensi dari pembangunan sarana komunikasi dan informasi terutama sinyal internet memang sangat penting,” katanya.
“Selain untuk pendidikan, juga dapat berperan dalam peningkatan kemajuan di bidang pariwisata daerah. Dimana nantinya, pariwisata kalau internet bagus dengan sendirinya juga dapat meningkatkan kemajuan ekonomi nasional,” tutup Juliarti. Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID