Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
“Sebagaimana kita berprinsip bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa maka merdeka dari pandemi Covid-19 adalah hak semua warga bangsa di dunia.”
“Presiden Jokowi mengumandangkan ajakan untuk pulih bersama dan pulih untuk menjadi lebih kuat recover together, recover stronger.”
“Sebagai Ketua G20 tahun depan, (Jokowi dan Indonesia) mengajak semua negara maju bekerja bersama untuk memastikan akses terhadap vaksin Covid-19 merata.”
“Dan memerangi Covid-19 bersama-sama, termasuk juga memastikan perawatan dan pencegahan dilakukan oleh semua,” jelas dr Reisa.
Untuk diketahui, kegiatan G20 nanti akan diikuti kepala negara dan pemerintahannya yang terdiri dari negara Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Prancis, Jerman, Jepang, India, Indonesia, Italia. Mexico, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Uni Eropa.
Kasus Harian Covid-19 Rendah, Indonesia Masuk 5 Besar G20
Pada kesempatan itu, dr Reisa juga mengabarkan saat ini Indonesia masuk lima besar negara dengan konfirmasi kasus harian Covid-19 terendah.
Ini karena Indonesia mampun mencatatkan kasus harian di bawah 1.000 kasus.
Bahkan, seminggu terakhir sejak 15 Oktober 2021, Indonesia sudah mencatatkan konfirmasi harian di bawah 1.000 kasus.
“Di antara negara-negara anggota G20 Indonesia saat ini berada di 5 negara dengan konfirmasi kasus harian Covid-19 terendah. Bersama Arab Saudi, Cina, Jepang, dan Afrika Selatan, Indonesia berhasil mencatatkan kasus harian di bawah 1000 kasus pada hari kemarin tepatnya tanggal 28 Oktober 2021,” jelas dr Reisa.
Ia juga menyampaikan prestasi Indonesia bukan hanya di tingkat nasional, namun juga di tingkat global.
Ini karena Indonesia berhasil mengurangi tekanan korban pandemi dunia.
Mengingat saat ini sedang terjadi gelombang kenaikan kasus harian di Eropa yang hampir mencapai 100.000 kasus per harinya.
Sementara, di Amerika Serikat mencapai lebih dari 70.000 kasus.
Di Indonesia, saat ini terjadi penurunan tren kasus baru mingguan sebesar 23% dan terjadi penurunan jumlah kematian sebesar 16%.
Jika dihitung dari lonjakan kedua pada bulan Juli 2021 lalu, lebih dari 4 juta orang Indonesia yang terinfeksi Covid-19, 96,3% dinyatakan sembuh.
Kasus aktif Indonesia juga mengalami penurunan dan tercatat saat ini jumlahnya dibawah 1%.
Untuk itu, dengan pencapaian ini, dr Reisa mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang berhasil menciptakan situasi yang baik ini.
Juga meminta warga negara Indoensia untuk mendoakan agar situasi di negara lain dapat segera membaik.
Sumber: Tribunnews.com